Mengenai Saya

Foto saya
Nama: Ruri Anjarsari Tempat/Tgl Lahir: Wonogiri, 01 Agustus 1990 Jenis Kelamin: 100% Wanita Penuh Perasaan dan Peka terhadap Hidup Status Perkawinan: Singgle Pekerjaan: Pelajar yang udah lulus, tapi kangen kuliah lagi dengan syarata jangan ada Tugas banyak ketika mau Ujian, *gagal fokus sist.. lerja, belajar, ngerjain tugas Hobi: Nyanyi dengerin musik Galau, bawel, masak, tidurrrrr juga suka Cita-cita: Punya Calon pendamping secepatnya, hehe.. Bikiin iseng-iseng buat, masukin file yang ga mungkin bisa hapalin, misal modul kuliah, atau hal-hal yang bermanfaat, sama numpang curhat dikit, ga sebanyak seperti ke Alayan Bang Radit, hehe..he

Selasa, 07 Februari 2012

Stop Menyentuh Wajah dengan Tangan!

Secara tak sadar, kita pasti sering menyentuhkan tangan pada wajah, entah itu untuk mengelus-elus dagu, menyentuh pipi, menggaruk hidung, menyandarkan pipi ke telapak tangan, atau sekadar mengenyahkan rambut yang menutupi muka. Sadarkah Anda bahwa kemungkinan besar itulah yang membuat wajah Anda berjerawat?


Telapak tangan = sumber bakteri
Nyaris semua aktivitas kita sehari-hari dilakukan dengan tangan. Maka tak heran jika sebagian besar bakteri dan kuman yang kita temui setiap hari menempel di tangan kita. 

Jerawat terbentuk saat pori-pori tersumbat oleh sel kulit mati, minyak, atau kosmetik, kemudian bercampur dengan bakteri. Bayangkan apa yang terjadi saat kulit wajah kita sudah ditutupi oleh minyak dan debu setelah seharian beraktivitas, lalu tangan kita yang penuh kuman menyentuh-nyentuh kulit. Tak heran jika jerawat di wajah tak kunjung berkurang.

Masalahnya, biasanya aktivitas menyentuh wajah ini dilakukan secara tidak sadar. Atau jika dilakukan secara sadar, sulit sekali rasanya untuk menahan diri. Bagaimana caranya menghentikan kebiasaan buruk ini?

1. Pastikan tangan selalu bersih
Tak salah jika sejak dulu ibunda selalu mengingatkan untuk mencuci tangan dengan sabun. Tak perlu sering-sering, karena akan membuang bakteri baik dan membuat kulit tangan jadi kasar, namun setidaknya selalu cuci tangan setiap habis melakukan aktivitas yang mentransfer banyak kuman. 

Ingat, setelah tangan dicuci, bukan berarti kita bebas menyentuh wajah. Ini hanya untuk jaga-jaga, setidaknya jika kita tak sengaja menyentuh wajah, tangan sedang dalam keadaan "tak kotor-kotor amat".

Yang terpenting, pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih saat tiba waktunya mengoleskan pelembab, sunscreen, krim malam, masker, atau obat jerawat.

2. Jangan memainkan rambut
Rambut mengandung minyak yang jika menyentuh wajah (baik langsung maupun melalui perantara tangan) bisa menambah penumpukan minyak di kulit muka dan menyebabkan jerawat. 

3. Gunakan punggung tangan
Jika Anda benar-benar harus menyentuh wajah, misalnya untuk mengenyahkan benda asing, gunakan punggung tangan dan bukan telapak tangan. Punggung tangan tidak bebas kuman, tapi jumlahnya tak sebanyak kuman di telapak tangan.

4. Sibukkan tangan Anda
Biasanya kebiasaan menyentuh-nyentuh jerawat dan mengelus-elus kulit wajah dilakukan saat sedang iseng. Untuk mengalihkannya, beri kebiasaan lain bagi tangan Anda, misalnya memainkan jemari tangan. Memasukkan tangan ke dalam saku, memegang sebuah benda dengan dua tangan, dan melipat tangan di depan dada juga bisa jadi "penahan" agar tangan tak jalan-jalan.

5. Pakai sarung tangan
Ini berlaku untuk Anda yang sering tak sengaja menyentuh wajah saat tidur di malam hari. Tentunya Anda harus memastikan sarung tangan Anda bersih dan selalu rutin dicuci. Mau trik oke? Oleskan lotion pelembap ke telapak tangan sebelum tidur dan tutupi dengan sarung tangan. Anda pun akan bangun dengan tangan yang lembut dan halus.

6. Libatkan orang-orang terdekat
Beri tahu sahabat, kekasih, adik, kakak, mama, papa, dan rekan-rekan kerja tentang efek buruk menyentuh wajah dengan tangan. Ingatkan mereka untuk menegur Anda saat Anda melakukannya.

Belajar Macro Exel



Macro adalah deretan instruksi yang memperbolehkan Anda membuat Excel melakukan perintah-perintah atau aksi-aksi untuk Anda. Macro sangat berguna untuk tugas-tugas yang kompleks dan berulang-ulang dan dilakukan secara regular.
Macro tidak harus disertai dengan aktifitas pemrograman. Cara paling gampang untuk membuat Macro baru adalah meminta Excel untuk merekam aksi-aksi dan menyimpan aksi-aksi tersebut dalam bentuk Macro. Aksi-aksi dapat merupakan kombinasi dari beberapa perintah Excel.
Macro sangat fleksibel karena dapat dijalankan berulang dan dimodifikasi kapan saja.

Cara Menjalankan Macro pada Exel:
Untuk menjalankan Macro Excel, security level Excel tidak boleh terlalu tinggi. Bila terlalu tinggi macro, hanya macro yang secara digital telah ditandatangani atau yang telah disimpan di tempat yang terpercaya saja yang bisa dijalankan.
Ada beberapa cara untuk menjalankan Macro Excel baik yang dibuat melalui Macro Recorder atau melalui VBA code.
  1. Melalui Shortcut Key yang telah ditentukan pada saat memulai Macro Recorder.
  2. Menyimpan Macro dengan nama (Macro name) = Auto_Open, sehingga pada saat dokumen dibuka, Macro Excel tersebut langsung dijalankan.
  3. Melalui kotak dialog Macros, Di Menu Utama  Tools ->Macro -> Macros. Pada kotak Macro name pilih Macro yang ingin dijalankan dan klik Run.

    Macro Recorder adalah sebuah bantuan yang mengubah aksi-aksi Excel (seperti Copy, Paste, buat Formula, mengubah lebar kolom dll)  menjadi kode-kode program Visual Basic for Applications (VBA).
    Caranya, dari Menu Utama, pilih  Tools->Macro->Record New Macro untuk menampilkan dialog Record Macro”.
    recordmacro.jpg
    1. Pada box Macro Name”, masukkan nama Macro
    2. Pada boxDescription”, edit deskripsi Macro yang diperlukan.
    3. Shortcut Key, digunakan untuk menentukan tombol jalan pintas yang dapat digunakan untuk menjalankan Macro yang telah terekam. Contohnya bila ditentukan “Ctrl+K”. Pada saat menggunakan dokumen excel yang bersangkutan, apabila tombol tersebut ditekan maka akan langsung menjalankan Macro yang telah terekam.
    4. Store Macro in, digunakan untuk menentukan dimana macro yang terekam akan disimpan.
      • This Workbook, artinya Macro akan direkam dan hanya dapat dijalankan pada dokumen yang bersangkutan. sehingga dokumen Excel lainnya tidak dapat menjalankan Macro yang tersebut
      • Personal Macro Workbook, bila diinginkan Macro tersebut ada dan dapat dijalankan oleh setiap dokumen Excel yang sedang dibuka.
      • New Workbook, bila diinginkan merekam Macro di sebuah dokumen Excel lain yang baru.
    5. Untuk memulai merekam aksi-aksi ke dalam Macro, tekan OK.
    6. Mulai melakukan aksi-aksi yang Anda inginkan untuk dapat direkam dalam Macro.
    7. Bila selesai, pilih menu Tools->Macro->Stop Recording.
    Untuk diketahui beberapa poin :
    1. Macro Recorder hanya cocok untuk Macro yang mudah atau merekam bagian kecil dari Macro yang lebih kompleks.
    2. Macro Recorder tidak dapat menggenerasi kode yang melakukan pengulangan, menentukan variabel, mengeksekusi perintah secara kondisi atau menampilkan kotak dialog.
    3. Kode yang dibangkitkan tergantung setting yang telah ditentukan.
    4. Akan sering dibutuhkan untuk membersihkan kode-kode yang tidak diperlukan.